Breaking News

Bertempat di Dira Park Ambulu*DPD SWI Jember Gelar Workshop Media Digital*


JEMBER – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Jember, menggelar “Workshop Pengelolaan Media Digital” yang berlangsung di area wisata DIRA PARK Ambulu Jember, Sabtu (14/1/2023).

Menurut Ketua DPD SWI Jember, Suyono HS,  workshop kali ini digelar untuk membuka wawasan seluruh anggota SWI, terkait dengan pengelolaan media digital secara profesional. 
“Diharapkan selesai  workshop ini, teman-teman wartawan anggota SWI di Jember, mempunyai gambaran trend pengelolaan media digital. Syukur bisa menembus sharing profit dari google, melalui iklan programmatic dan berbagai bentuk pendapatan yang bisa “diunduh” dari google,” jelas Suyono. 

Hadir sebagai nara sumber, Hari Setiawan, Direktur Jatim Network.com. Pada para peserta workshop, Hari Setiawan yang mengaku jauh lebih sejahtera dibanding saat menjadi wartawan media cetak itu, mengurai panjang-lebar, kiat mengelola media digital.

Hingga saat ini, Hari Setiawan telah sukses memimpin  grup media digital, sebanyak14 media partner, yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

“Saya bercita-cita di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, saya punya media partner. Itu sudah saya persiapkan dengan membeli domain nama media partner di seluruh Jawa Timur ” ujarnya. 

Hari Setiawan adalah mantan Pemimpin Redaksi Radar Jember (Jawa Pos Group), yang sejak akhir 2019 memilih meninggalkan media cetak dan beralih ke media online/media digital. 

Untuk pertama kali, Hari Setiawan bergabung dengan PRMN (Pikiran Rakyat Media Network) dengan mendirikan Portal Jember.com. Namun, sejak akhir 2022 lalu, Hari memiilih bergabung dengan PRO Media, dengan mendirikan portal berita Jatim Network. Com melalu perusahaan PT. Jaringan Mediatama Nusantara.  

Group Jatim Network ini, kata Hari, dikelola secara kolaboratif, melalui konsep model sharing ekonomi dalam pengembangan operasional bisnisnya.

*Merubah Mindsed*

Menurut Hari, sudah waktunya teman-teman wartawan senior di Jember, mendirikan sendiri atau bergabung dengan media berjaringan nasional.

 “Kemampuan menulis teman-teman wartawan, bisa menjadi modal utama untuk mengelola media berjaringan,” jelasnya.

Meski demikian, Hari Setiawan, menegaskan tantangan terberat dari para wartawan media mainstream untuk beralih ke media digital, adalah perubahan mindsed terkait  dengan pola penulisan berita. 

Di media digital, pola menulis berita sudah harus diganti dengan menulis content creator.  Kalau dulu akan menulis berita harus terlebih dahulu hunting ke lapangan, tapi menulis content creator tidak harus ke lapangan dulu.

Tulisan dalam bentuk konten, kata Hari, tidak harus aktual dan faktual, seperti halnya menulis berita di media mainstream. 

"Kunci tulisan konten, adalah relevan artinya semua informasi yang sedang dibutuhkan atau dicarai masyarakat dan tulisan yang menjadi tranding topik,” lanjutnya. (*)

Salman 

0 Komentar

© Copyright 2022 - nusabarong